Akuisme

Jalan Menuju Cahaya

CINTA SEORANG SAUDARA KANDUNG

Posted by akuisme on 23 Desember 2009

Kisah ini mengingatkanku pada kisah hidupku, walaupun tidaklah sama persis!.
Aku seorang laki – laki, anak ke 7 dari 7 bersaudara.
Saya seorang laki – laki, sudah berkeluarga dan Alhamdulillah sudah di karuniai seorang putri.
Saya seorang laki – laki, tetapi tetap saja air mata saya menetes saat membaca kisah ini.
Mungkin karena kisah ini begitu tajam menguak ingatan saya akan masa lalu.
Membacanya saya langsung teringat kakak ke 5 saya, maafkan saya mas hingga sekarang saya belum bisa membalas semua jasa dan pengorbanan mas. Bahkan hanya untuk menunjukkan padamu bahwa jasa dan pengorbananmu tidak lah sia – sia saja saya belum bisa, maafkan saya mas!

Aku Menangis untuk Adikku Enam Kali

Diterjemahkan dari : “I cried for my brother six times”

Aku dilahirkan di sebuah dusun
pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak
tanah kering kuning,dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku
mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku.

Suatu ketika, untuk membeli
sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya
membawanya, Aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera
menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok,
dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.
“Siapa yang mencuri uang itu?” Beliau bertanya.
Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan:
“Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!”
Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi. Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata:
“Ayah, aku yang melakukannya! ”
Tongkat panjang itu menghantam
punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus
menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan
nafas. Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi:
“Kamu sudah belajar mencuri dari
rumah sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa
mendatang? Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu
malu!”

Malam itu, ibu dan aku memeluk
adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak
menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam itu, saya
tiba-tiba mulai menangis meraung-raung. Adikku menutup mulutku dengan
tangan kecilnya dan berkata:
“Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi.”

Aku masih selalu membenci
diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku.
Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut masih kelihatan
seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika
ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun. Aku berusia 11.

Ketika adikku berada pada tahun
terakhirnya di SMP, ia lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten.
Pada saat yang sama, saya diterima untuk masuk ke sebuah universitas
propinsi. Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok
tembakaunya, bungkus demi bungkus. Saya mendengarnya memberengut:
“Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik…hasil yang begitu baik…”
Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas:
“Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?”
Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata:
“Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak buku.”
Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya:
“Mengapa kau mempunyai jiwa yang
begitu keparat lemahnya? Bahkan jika berarti saya mesti mengemis di
jalanan saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!”
Dan begitu kemudian ia mengetuk
setiap rumah di dusun itu untuk meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku
selembut yang aku bisa ke muka adikku yang membengkak, dan berkata:
“Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya; kalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini.”
Aku, sebaliknya, telah memutuskan
untuk tidak lagi meneruskan ke universitas. Siapa sangka keesokan
harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan
beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering.
Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di
atas bantalku:
“Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimu uang.”
Aku memegang kertas tersebut di
atas tempat tidurku, dan menangis dengan air mata bercucuran sampai
suaraku hilang. Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20.
Dengan uang yang ayahku pinjam
dari seluruh dusun, dan uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen
pada punggungnya dilokasi konstruksi, aku akhirnya sampai ke tahun
ketiga (di universitas) .

Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan:
” Ada seorang penduduk dusun menunggumu di luar sana !”
Mengapa ada seorang penduduk dusun
mencariku? Aku berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh, seluruh
badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya:
“Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?”
Dia menjawab, tersenyum:
“Lihat bagaimana penampilanku. Apa
yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka
tidak akan menertawakanmu? ”
Aku merasa terenyuh, dan air mata
memenuhi mataku. Aku menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan
tersekat-sekat dalam kata-kataku:
“Aku tidak perduli omongan siapa pun!Kamu adalah adikku apapun juga! Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu. ..”

Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu.Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan:
“Saya melihat semua gadis kota memakainya.Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu.”
Aku tidak dapat menahan diri lebih
lama lagi. Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan
menangis. Tahun itu, ia berusia 20. Aku 23.

Kali pertama aku membawa pacarku
ke rumah, kaca jendela yang pecah telah diganti, dan kelihatan bersih
di mana-mana. Setelah pacarku pulang, aku menari seperti gadis kecil di
depan ibuku:
“Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!”
Tetapi katanya, sambil tersenyum:
“Itu adalah adikmu yang pulang
awal untuk membersihkan rumah ini. Tidakkah kamu melihat luka pada
tangannya? Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu..”
Aku masuk ke dalam ruangan kecil
adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku. Aku
mengoleskan sedikit saleb pada lukanya dan mebalut
lukanya:
“Apakah itu sakit?” Aku menanyakannya
“Tidak, tidak sakit. Kamu tahu,
ketika saya bekerja di lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada
kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan…”
Ditengah kalimat itu ia berhenti.
Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras
turun ke wajahku. Tahun itu, adikku 23. Aku berusia 26.

Ketika aku menikah, aku tinggal di
kota . Banyak kali suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang
dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau.Mereka
mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak akan tahu harus
mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan:
“Kak, jagalah mertuamu aja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini.”
Suamiku menjadi direktur
pabriknya. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai
manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran
tersebut.Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi.

Suatu hari, adikku diatas
sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapat
sengatan listrik,dan masuk rumah sakit. Suamiku dan aku pergi
menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya, saya menggerutu:
“Mengapa kamu menolak menjadi
manajer? Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang
berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius.
Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya?”

Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya:
“Pikirkan kakak ipar, ia baru saja
jadi direktur, dan saya hampir tidak berpendidikan. Jika saya menjadi
manajer seperti itu, berita seperti apa yang akan dikirimkan?”
Mata suamiku dipenuhi air mata,
dan kemudian keluar kata-kataku yang sepatah-sepatah: “Tapi kamu kurang
pendidikan juga karena aku!”
“Mengapa membicarakan masa lalu?” Adikku menggenggam tanganku. Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29.

Adikku kemudian berusia 30 ketika
ia menikahi seorang gadis petani dari dusun itu. Dalam acara
pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya, “Siapa
yang paling kamu hormati dan kasihi?”
Tanpa bahkan berpikir ia menjawab,”Kakakku. ”

Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidak dapat kuingat:
“Ketika saya pergi sekolah SD, ia
berada pada dusun yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan
selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah. Suatu hari,
Saya kehilangan satu dari sarung tanganku.Kakakku memberikan satu dari
kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu.
Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang
begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sumpitnya. Sejak hari
itu,saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku
dan baik kepadanya.”

Tepuk tangan membanjiri
ruangan itu. Semua tamu memalingkan perhatiannya kepadaku. Kata-kata
begitu susah kuucapkan keluar bibirku,
“Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku.”
Dan dalam kesempatan yang paling
berbahagia ini, didepan kerumunan perayaan ini, air mata bercucuran
turun dari wajahku seperti sungai.

Posted in Keluarga | Tagged: , , , , , , , , , | 1 Comment »

BOCAH AJAIB

Posted by akuisme on 23 Desember 2009

Tingkah laku, perilaku, perbuatan, tata cara,  cara berpikir, kebiasaan hidup dan kehidupan yang sering dilihat, dilakukan, didengar, dibiasakan ( termasuk juga ibadah ) terkadang membuat hal itu dilakukan, dibenarkan tanpa mencoba untuk mengerti maksud dan tujuan serta latar belakang kenapa hal itu harus dilakukan, dibenarkan. atau bahkan hal itu telah menjadi sekedar kebiasaan saja. Semoga kisah berikut ini menjadi pelajaran bagi semua, khususnya saya sendiri. ( red-akuisme )

Bocah itu menjadi pembicaraan dikampung Ketapang. Sudah tiga hari ini ia mondar-mandir keliling kampung. Ia menggoda anak-anak sebayanya, menggoda anak-anak remaja diatasnya, dan bahkan orang-orang tua. Hal ini bagi orang kampung sungguh menyebalkan. Yah, bagaimana tidak menyebalkan, anak itu menggoda dengan berjalan kesana kemari sambil tangan kanannya memegang roti isi daging yang tampak coklat menyala. Sementara tangan kirinya memegang es kelapa, lengkap dengan tetesan air dan butiran-butiran es yang melekat diplastik es tersebut. Pemandangan tersebut menjadi hal biasa bila orang-orang kampung melihatnya bukan pada bulan puasa! Tapi ini justru terjadi ditengah hari pada bulan puasa! Bulan ketika banyak orang sedang menahan lapar dan haus. Es kelapa dan roti isi daging tentu saja menggoda orang yang melihatnya. Pemandangan itu semakin bertambah tidak biasa, karena kebetulan selama tiga hari semenjak bocah itu ada,
matahari dikampung itu lebih terik dari biasanya. Luqman mendapat laporan dari orang-orang kampong mengenai bocah itu. Mereka tidak berani melarang bocah kecil itu menyodor-nyodorkan dan memperagakan bagaimana dengan nikmatnya ia mencicipi es kelapa dan roti isi daging tersebut. Pernah ada yang melarangnya, tapi orang itu kemudian dibuat mundur ketakutan sekaligus keheranan.

Setiap dilarang, bocah itu akan mendengus dan matanya akan memberikan kilatan yang menyeramkan. Membuat mundur semua orang yang akan melarangnya. Luqman memutuskan akan menunggu kehadiran bocah itu. Kata orang kampung, belakangan ini, setiap bakda zuhur, anak itu akan muncul secara misterius. Bocah itu akan muncul dengan pakaian lusuh yang sama dengan hari-hari kemarin dan akan muncul pula dengan es kelapa dan roti isi daging yang sama juga! Tidak lama Luqman menunggu, bocah itu datang lagi. Benar, ia menari-nari dengan menyeruput es kelapa itu. Tingkah bocah itu jelas membuat orang lain menelan ludah, tanda ingin meminum es itu juga. Luqman pun lalu menegurnya.. Cuma,ya itu tadi,bukannya takut, bocah itu malah mendelik hebat dan melotot, seakan-akan matanya akan keluar. “Bismillah.. .” ucap Luqman dengan kembali mencengkeram lengan bocah itu. Ia kuatkan mentalnya. Ia berpikir,kalau memang bocah itu bocah jadi-jadian, ia akan korek keterangan apa maksud semua ini. Kalau memang bocah itu “bocah beneran” pun, ia juga akan cari keterangan, siapa dan dari mana sesungguhnya bocah itu.
Mendengar ucapan bismillah itu, bocah tadi mendadak menuruti tarikan tangan Luqman. Luqman pun menyentak tanggannya, menyeret dengan halus bocah itu, dan membawanya ke rumah. Gerakan Luqman diikuti dengan tatapan penuh tanda tanya dari orang-orang yang melihatnya. ” Ada apa Tuan melarang saya meminum es kelapa dan menyantap roti isi daging ini? Bukankah ini kepunyaan saya?” tanya bocah itu sesampainya di rumah Luqman, seakan-akan tahu bahwa Luqman akan bertanya tentang kelakuannya. Matanya masih lekat menatap tajam pada Luqman. “Maaf ya, itu karena kamu melakukannya dibulan puasa,” jawab Luqman dengan halus,”apalagi kamu tahu, bukankah seharusnya kamu juga berpuasa? Kamu bukannya ikut menahan lapar dan haus, tapi malah menggoda orang dengan tingkahmu itu..” Sebenarnya Luqman masih akan mengeluarkan uneg-unegnya, mengomeli anak itu. Tapi mendadak bocah itu berdiri sebelum Luqman selesai. Ia menatap Luqman lebih tajam lagi. “Itu kan yang kalian lakukan juga kepada kami semua!

Bukankah kalian yang lebih sering melakukan hal ini ketimbang saya..?! Kalian selalu mempertontonkan kemewahan ketika kami hidup dibawah garis kemiskinan pada sebelas bulan diluar bulan puasa? Bukankah kalian yang lebih sering melupakan kami yang kelaparan, dengan menimbun harta sebanyak-banyaknya dan melupakan kami? Bukankah kalian juga yang selalu tertawa dan melupakan kami yang sedang menangis? Bukankah kalian yang selalu berobat mahal bila sedikit saja sakit menyerang, sementara kalian mendiamkan kami yang mengeluh kesakitan hingga kematian menjemput ajal..?! Bukankah juga di bulan puasa ini hanya pergeseran waktu saja bagi kalian untuk menahan lapar dan haus? Ketika bedug maghrib bertalu, ketika azan maghrib terdengar, kalian kembali pada kerakusan kalian…!?”

Bocah itu terus saja berbicara tanpa memberi kesempatan pada Luqman untuk menyela. Tiba-tiba suara bocah itu berubah. Kalau tadinya ia berkata begitu tegas dan terdengar “sangat” menusuk, kini ia bersuara lirih, mengiba. “Ketahuilah Tuan.., kami ini berpuasa tanpa ujung, kami senantiasa berpuasa meski bukan waktunya bulan puasa, lantaran memang tak ada makanan yang bisa kami makan. Sementara Tuan hanya berpuasa sepanjang siang saja. Dan ketahuilah juga, justru Tuan dan orang-orang di sekeliling Tuan lah yang menyakiti perasaan kami dengan berpakaian yang luar biasa mewahnya, lalu kalian sebut itu menyambut Ramadhan dan ‘Idul Fithri? Bukankah kalian juga yang selalu berlebihan dalam mempersiapkan makanan yang luar biasa bervariasi banyaknya, segala rupa ada, lantas kalian menyebutnya dengan istilah menyambut Ramadhan dan ‘Idul Fithri? Tuan..,

sebelas bulan kalian semua tertawa di saat kami menangis, bahkan pada bulan Ramadhan pun hanya ada kepedulian yang seadanya pula. Tuan.., kalianlah yang melupakan kami, kalianlah yang menggoda kami, dua belas bulan tanpa terkecuali termasuk di bulan ramadhan ini. Apa yang telah saya lakukan adalah yang kalian lakukan juga terhadap orang-orang kecil seperti kami…! Tuan.., sadarkah Tuan akan ketidak abadian harta? Lalu kenapakah kalian masih saja mendekap harta secara berlebih? Tuan.., sadarkah apa yang terjadi bila Tuan dan orang-orang sekeliling Tuan tertawa sepanjang masa dan melupakan kami yang semestinya diingat? Bahkan, berlebihannya Tuan dan orang-orang di sekeliling Tuan bukan hanya pada penggunaan harta, tapi juga pada dosa dan maksiat..

Tahukah Tuan akan adanya azab Tuhan yang akan menimpa? Tuan.., jangan merasa aman lantaran kaki masih menginjak bumi. Tuan…, jangan merasa perut kan tetap kenyang lantaran masih tersimpan pangan ‘tuk setahun, jangan pernah merasa matahari tidak akan pernah menyatu dengan bumi kelak….”

Wuahh…, entahlah apa yang ada di kepala dan hati Luqman. Kalimat demi kalimat meluncur deras dari mulut bocah kecil itu tanpa bisa dihentikan. Dan hebatnya, semua yang disampaikan bocah tersebut adalah benar adanya! Hal ini menambah keyakinan Luqman, bahwa bocah ini bukanlah bocah sembarangan. Setelah berkata pedas dan tajam seperti itu, bocah itu pergi begitu saja meninggalkan Luqman yang dibuatnya terbengong-bengong. Di kejauhan, Luqman melihat bocah itu menghilang bak ditelan bumi.

Begitu sadar, Luqman berlari mengejar ke luar rumah hingga ke tepian jalan raya kampung Ketapang. Ia edarkan pandangan ke seluruh sudut yang bisa dilihatnya, tapi ia tidak menemukan bocah itu. Ditengah deru nafasnya yang memburu, ia tanya semua orang di ujung jalan, tapi semuanya menggeleng bingung. Bahkan, orang-orang yang menunggu penasaran didepan rumahnya pun mengaku tidak melihat bocah itu keluar dari rumah Luqman! Bocah itu benar-benar misterius! Dan sekarang ia malah menghilang! Luqman tidak mau main-main. Segera ia putar langkah, balik ke rumah. Ia ambil sajadah, sujud dan bersyukur. Meski peristiwa tadi irrasional, tidak masuk akal, tapi ia mau meyakini bagian yang masuk akal saja. Bahwa memang betul adanya apa yang dikatakan bocah misterius tadi.

Bocah tadi memberikan pelajaran yang berharga, betapa kita sering melupakan orang yang seharusnya kita ingat.. Yaitu mereka yang tidak berpakaian, mereka yang kelaparan, dan mereka yang tidak memiliki penghidupan yang layak. Bocah tadi juga memberikan Luqman pelajaran bahwa seharusnya mereka yang sedang berada diatas, yang sedang mendapatkan karunia Allah, jangan sekali-kali menggoda orang kecil, orang bawah, dengan berjalan membusungkan dada dan mempertontonkan kemewahan yang berlebihan. Marilah berpikir tentang dampak sosial yang akan terjadi bila kita terus menjejali tontonan kemewahan, sementara yang melihatnya sedang membungkuk menahan lapar. Luqman berterima kasih kepada Allah yang telah memberikannya hikmah yang luar biasa. Luqman tidak mau menjadi bagian yang Allah sebut mati mata hatinya.

Sekarang yang ada dipikirannya sekarang , entah mau dipercaya orang atau tidak, ia akan mengabarkan kejadian yang dialaminya bersama bocah itu sekaligus menjelaskan hikmah kehadiran bocah tadi kepada semua orang yang dikenalnya, kepada sebanyak-banyaknya orang. Kejadian bersama bocah tadi begitu berharga bagi siapa saja yang menghendaki bercahayanya hati. Pertemuan itu menjadi pertemuan yang terakhir. Sejak itu Luqman tidak pernah lagi melihatnya, selama-lamanya. Luqman rindu kalimat-kalimat pedas dan tudingan-tudingan yang memang betul adanya. Luqman rindu akan kehadiran anak itu agar ada seseorang yang berani menunjuk hidungnya ketika ia salah.

Sumber :

http://www.ubb.ac.id/oasis/index.php?id_oasis=cerita&&nomorurut_oasis=51%20&&%20judul_oasis=BOCAH%20MISTERIUS


Posted in Cahaya | Tagged: , , , , , , , , , , , | 3 Comments »

Dual Boot Windows XP dan VISTA

Posted by akuisme on 19 Oktober 2009

Banyak yang nggak tahu kalau Windows Vista itu systemnya sangat berbeda dengan Windows XP (Professional), Kebanyakan begitu ingin mencoba dan menginstall Windows Vista lalu instalasinya dipartisi yang sama dengan Windows XP berada, OS yang lama jadi tertindih, Aplikasi yang diinstall ikut hilang dan bahkan ada Data-data penting juga raib. Yang ada, hanya terlihat folder windows.old yang tersisa saat instalasi selesai.

Disini saya akan sharing langkah-langkah yang mudah dan aman dalam menginstall Windows Vista pada Windows XP (atau sebaliknya) sebagai Dual Boot agar menghindari kejadian seperti yang disebutkan diatas. Tetapi pertama-tama, hal yang perlu diperhatikan dan disiapkan adalah sebagai berikut;

  • Siapkan Driver-driver untuk hardware di komputer/notebook yang mendukung dengan OS yang akan diinstall.
  • Disarankan untuk menggunakan RAM memory minimal 512 MB.
  • Sisa Kapasitas Harddisk yang mencukupi minimal 30 GB, sebagai ruang untuk instalasi OS yang baru.
  • Minimal Optical Drive adalah DVD-ROM.
  • Back Up semua Data penting yang ada pada setiap Partisi untuk bejaga-jaga apabila ada kemungkinan yang tidak kita inginkan.

Apabila semua sudah siap, sekarang mari kita ke langkah-langkah instalasi;

  • Setelah semua Data di Back Up, bikin partisi baru di Harddisk dengan kapasitas minimal 30 GB (lebih disarankan 40 GB) dengan menggunakan berbagai tools untuk mengubah atau menambah partisi. Contoh; Partitions Editor, Norton Partition Magic.
  • Lalu restart komputer/notebook, dan tekan F2 atau DEL untuk masuk BIOS setting first booting di Set untuk CD/DVD.
  • Masukkan keping DVD program Windows Vista, dan tekan sembarang tombol untuk memulai booting melalui DVD.
  • Setelah Masuk ke Tahap awal installasi Windows Vista, kita akan diminta untuk memasukkan Product-Key yang tersedia, Dan akan terlihat pilihan dipartisi mana kita akan melakukan instalasinya. Pilihlah partisi yang baru dibikin tadi.
  • Proses installasi akan berjalan dengan sendirinya, tunggulah beberapa menit kemudian komputer/notebook akan Restart sendiri. Biarkan dan jangan tekan tombol apapun sampai semua proses installasi Windows Vista selesai.
  • Dan sekarang Windows Vista sudah siap dijalankan dikomputer/notebook anda.
  • Jangan lupa untuk menginstall driver yang support untuk windows vista tersebut, agar masing-masing peripheral dapat berjalan dengan optimal. (Chipset, VGA, Sound, LAN, WiFi, dan lainnya)

Begitu kita menghidupkan komputer/notebook, pertama kali yang akan terlihat pada monitor adalah pilihan untuk menggunakan Operating System yang mana? Pilihlah Earlier Version of Windows untuk menggunakan Windows XP dan pilih Microsoft Windows Vista untuk menjalankan Vista.

Cukup mudah bukan?

Sumber : http://irwan.dagdigdug.com/dual-boot-windows-xp-dan-vista/

Masih ada masalah?…

Anda telah menginstal Vista dan sekarang Anda ingin XP berada pada boot kedua, dan ketika Anda melakukannya, Vista Anda tidak terdeteksi lagi, jadi Anda harus memilih antara format ulang drive Anda kemudian menginstalnya lagi, atau Anda memperbaiki Vista dan hal itu tidak masalah.

Namun Anda dapat menjalankan keduanya dalam dual boot tanpa harus memformat.
Seetlah Vista Anda instal, Anda menginstal XP misalnya di drive x:> (x adalah drive pilihan Anda, bisa juga d:, e:, dll.)

Setelah Anda me-restart komputer, boot untuk Vista ternyata tidak muncul, jangan khawatir.
Selanjutnya silakan Anda boot dari CD/DVD Vista, pilih repair dalam instalasi, sekarang boot dari Vista berhasil, namun boot XP tidak muncul, jangan khawatir sekali lagi.

Letakkan CD/DVD Vista Anda di drive dalam Vista (setelah masuk desktop) dan silakan pergi ke Start Menu, All Programs, Accessories dan klik kanan pada Command Prompt dan klik pada Run As Administrator

Sekarang ikuti beberapa perintah berikut:

Gunakan Bootsect.exe untuk mengembalikan (restore) MBR dan kode boot dari Vista yang mentransfer kontrol ke program Windows Boot Manager. Untuk melakukannya, tuliskan perintah berikut di command prompt:

Drive:\boot\ Bootsect.exe –NT60 All

Dalam perintah ini, Drive adalah drive dimana terletak media instalasi Windows Vista.

Gunakan Bcdedit.exe untuk secara manual membuat masukan pada file Boot.ini BCD untuk versi yang lebih awal dari OS Windows. Untuk melakukannya, tuliskan perintah berikut di command prompt.

Catatan yang perlu Anda perhatikan sekali lagi dalam perintah berikut adalah bahwa Drive adalah drive dimana Windows Vista terinstal.

Drive:\Windows\system32\Bcdedit –create {ntldr} –d “Deskripsi untuk Windows versi lebih awal

Perhatikan bahwa tulisan “Deskripsi untuk Windows versi lebih awal” bisa Anda ganti dengan tulisan atau teks apapun. Misal, Anda menulisnya dengan “Windows XP” atau “Windows Server 2003

Drive:\Windows\system32\Bcdedit –set {ntldr} device partition=x:

Perhatikan bahwa x: adalah huruf drive untuk partisi yang aktif.

Drive:\Windows\system32\Bcdedit –set {ntldr} path \ntldrDrive:\Windows\system32\Bcdedit –displayorder {ntldr}

Restart komputer Anda.

Sumber : http://if.web.id/software-tutorial-tips-and-tweaks/instalasi-windows-xp-setelah-vista-dalam-dual-boot-t459.0.html

Posted in windows | Tagged: , , , , , , , , | No Comments »

Lentera Cinta Untuk Anakku Rahima Adnin Maheswari Ahmaddina

Posted by akuisme on 2 Oktober 2009

adninalya1

Anakku, aku posting tulisan ini saat engkau sedang lucu – lucunya, saat kami begitu mencintai dan menyayangimu, usiamu baru 2 tahun 7 bulan.

Jika saja engkau dapat mengingatnya anakku, kasih sayang kami kepadamu adalah yg terbaik yg bisa kami berikan kepadamu , kasih sayang yg belum terkikis kecewa dan luka.

Anakku, kami ingin bisa memberikan kasih sayang dan cinta seperti ini kepadamu sepanjang hidup kami , maka bantulah orang tuamu ini anakku ! , janganlah engkau kecewakan kami, Janganlah engkau melukai perasaan kami terutama sekali mamamu, agar kasih sayang dan cinta kami tidak berkurang sedikitpun, agar kebahagian & keselamatan bagimu didunia & akhirat.

Dalam namamu anakku, kami siratkan do’a & harapan kami. Semoga engkau tetap dan selalu menjadi hamba yg di sayangi-NYA ( Rahima), semoga engkau menjadi Bidadari (Maheswari ) penghuni Surga Firdaus (Adnin) , amiin ! . Dan untuk itu anakku ikutilah dan janganlah engkau berpaling dari Agama Muhammad Rossulullah S.A.W ( Ahmaddina ) .

Anakku, dengan kasih sayang dan cinta kami kepadamu pula, maka kami ingin menunjukkan kepadamu jalan agar engkau dapat mengenal cinta & mengerti cinta yg sesungguhnya. Hingga engkau dapat mencintai dan mendapatkan cinta sejati.

Anakku, aku ingin menceritakan kisah seorang pecinta dimana sejak pertama aku membaca kisah ini bertahun – tahun lalu hingga kini terus saja terasa baru saja aku membacanya. Kisah ini anakku, selalu mengilhamiku, meyakinkanku dan menyadarkanku bahwa, betapapun aku merasa telah berbuat begitu banyak kesalahan ataupun kesombonganku meyakinkanku bahwa telah banyak amal baik kulakukan hingga aku merasa menjadi diri yg mulia , di neraka atau pun di surga diri ini akan berakhir bukanlah semata karena keduanya tetapi karena Rahman & Rahiim – NYA semata, karena Kasih & Sayang-NYA , karena kehendak-NYA.

Inilah kisahnya anakku ,

Suatu siang bolong, Rabiah Al Adawiyah berjalan terhuyung-huyung keluar rumahnya membawa obor di satu tangan dan secawan air di tangan lain.

Muridnya terheran-heran melihat tingkah gurunya, lalu bertanya apa yang hendak gurunya lakukan di siang bolong dengan obor dan secawan air Rabiah menjawab: “Dengan obor ini aku akan membakar surga, dan dengan air ini aku akan menyiram neraka. Keduanya telah membuat banyak orang menjadi musyrik!”.

Posted in Keluarga | Tagged: , , , , , , , , , , | 3 Comments »

Mengubah Partisi hardisk Vista

Posted by akuisme on 1 Oktober 2009

Anda mungkin butuh membaca guide ini ketika Vista Service Pack 1 akan di-rilis…

Saya biasa mengalokasikan dua partisi: satu SYSTEM (Windows) dan satu lagi DATA. Jelasnya kalo SYSTEM crash, hang, corrupted, bad sector, at least data saya (terlebih folder bernama D:\ZProjects) aman.

Saya sudah mengalokasikan 30GB untuk partisi SYSTEM di notebook Vista, namun tiba-tiba tinggal sisa 3GB saja.

Walaupun tiap kali install program saya selalu pilih custom instalasi ke D:\ , namun tetap saja beberapa program menaruh Common Files-nya di C:\Program Files. Coba lihat berapa GB folder-folder D:\Program Files\Microsoft* telah merenggut kebebasan C:\ Anda. Windows SDK 6.0 dan Visual Studio Files (terutama Visual Studio Express) yang paling sering nginep di C:\ walaupun udah dibeliin rumah di D:\

Belum lagi setelah anda browsing sekian lama, folder Temporary Internet Files akan menumpuk (sebaiknya pindahkan ke partisi lain). Setelah beberapa kali Windows Update dan Lenovo Update, tiba-tiba free space di C:\ jadi semakin berkurang karena update ditimpa ke C:\Windows. Dan jika memiliki banyak project ASP.NET yg di-host di IIS, Anda tiba-tiba lupa akan kehadiran folder C:\Windows\Microsoft.NET\Framework\v2.0.50727\Temporary ASP.NET Files yang kian membengkak.

Terakhir, Defragmentasi tidak akan optimal jika Anda tidak memiliki 20% free space di partisi yg akan di-defragment.

Pilihan Software

Melakukan partition-resizing sangat mudah dengan tool seperti PartitionMagic. Namun lucunya, setelah dibeli Symantec, justru PartitionMagic tidak akan dikembangkan lebih lanjut…

“Since Symantec purchased the application, there has not yet been a new release, and Symantec has stated that it has no plans on releasing a new version”

Versi terakhir PartitionMagic adalah 8.0, dan ini tidak dapat berjalan di Vista.

Karena saya masih ingin mencari jalan termudah mempartisi C:\ , akhirnya saya menemukan tool partitioning yang mirip PartitionMagic, tapi dapat jalan di Vista: Paragon Partition Manager 8.5 . Ternyata versi demo-nya tidak bisa resize partition… yee capee deh padahal udah lama nungguin download selesai via GPRS. Mau beli, harganya $50.. kalo $20 sih masih aku jabanin…

Yah, terpaksa: pake fitur baru di Vista + open-source tool :)

Fitur Shrink & Extend di Vista

1. Pertama buka Control Panel | Administrative Tools | Computer Management | Storage | Disk Management.

Klik-kanan partisi D:\ dan pilih Shrink Volume.

11

Lumayan cepat… tapi tidak ada menu untuk membuat free space SEBELUM PARTISI.

Si Vista sok tahu dan dengan bangganya malah membuat free space SETELAH PARTISI.

Hasilnya jadi begini:

2

Masalahnya adalah sekarang C:\ tidak bisa di-EXTEND karena Free Space nya bukan berada setelah C:\

Menu Extend Volume di partisi C:\ akan mati:

3

* ini cukup untuk menjawab Resize Vista’s 1 Partisi ( C:\ ) menjadi 2 partisi ( C:\ & D:\ ) - akuisme *

So what to do?

2. Download GParted Bootable di http://gparted.sourceforge.net/livecd.php . Atau kalo ada CD/DVD Ubuntu nganggur, bisa juga dipake… tapi saya sarankan sih tetap download untuk mendapatkan versi yang terbaru dan lebih jago ngurusin NTFS ketimbang versi lamanya.

3. Burn .iso GParted dengan menggunakan tool seperti ImgBurner (Gratis - download di http://www.imgburn.com/).

4. Boot dengan CD Bootable GParted Anda yang baru dibakar.

Klik-kanan partisi D:\ (partisi NTFS yang kedua, yang pertama itu C:\ biasanya. Pastikan lagi dengan mengecek partisi size).

Pilih Resize. Nah, sekarang ada menu untuk bikin FREE SPACE BEFORE partition dan FREE SPACE AFTER.

Karena tahu akan makan lama, sekalian aja saya bikin 5GB Free Space di depan D:\.

4

Sekarang waktunya Anda tidur… untuk partisi D:\ yang 60GB, butuh waktu 3 jam (1 jam pertama preparing resize + 2 jam berikutnya baru Moving Files dari blok yang akan ditarik buat C:\ ). Lagian total data saya di D:\ udah kepake 30GB, jadi wajarlah butuh waktu lama untuk memindahkan 30GB dari sector lama ke sector baru…belum lagi ini laptop dengan kecepatan hard disk 5400rpm boo…

5. Setelah weker berbunyi, reboot laptop. Vista akan complain tentang cluster yang berantakan, biarkan dia membereskannya karena dia akan otomatis manggil chkdsk (CheckDisk).

Vista tidak akan bertele-tele… biasanya cuman 5 menit udah kelar.

6. Balik lagi ke Control Panel | Administrative Tools | Computer Management | Storage | Disk Management.

Partisi saya sekarang menjadi seperti berikut:

5


Nah, sekarang klik-kanan C:\ dan pilih Extend Volume:

6

Sekali lagi Vista akan dengan cepat me-resize partisi C:\ untuk memakan free space yg ada setelahnya.

Voila, sekarang saya tidak perlu takut lagi untuk melakukan Windows Update, Lenovo Update, dan men-defragment partisi SYSTEM saya.

7

Semoga bermanfaat!

Sumber: http://geeks.netindonesia.net/blogs/zeddy/archive/2007/10/19/resize-vista-s-system-partition.aspx

Posted in windows | Tagged: , , , , , , , | 6 Comments »

10 Alasan memakai Visual FoxPro

Posted by akuisme on 1 September 2009

 

 

ini alasan yg lebih ilmiah :

 

1. Vimorphfoxsual FoxPro is Data Centric Language

Diartikan Visual FoxPro (VFP ) adalah suatu bahasa pemrograman yang sudah dioptimalisasi penggunaannya untuk pengolahan database. VFP juga mendukung transaction processing secara native, Data Dictionary Support, dan SQL ANSI 92 Standard Syntax.

 

2. Visual FoxPro is Object Oriented Programming

pemrograman berorientasi obyek bukanlah barang baru,tetapi ini adalah salah satu nilai lebih yang dimiliki oleh Visual FoxPro, VFP sudah berorientasi obyek sejak pertama kali diperkenalkannya Visual FoxPro 3 di Windows 3.1

 

3. Visual FoxPro is extremely fast database engine

Visual FoxPro (VFP ) merupakan salah satu akses database yang cepat

 

4. Visual FoxPro is remote access data

VFP mendukung untuk mengakses data diluar dari database native yang dimilikinya, seperti Microsoft SQL Server, Oracle, mySQL, PostGreSQL, Thunderbird, Access dan lain sebagainya dengan menggunakan koneksi ODBC dan ADO.

 

5. Visual FoxPro is excellent RAD tools

Kemampuan OOP yang dimiliki oleh VFP, kita dapat membangun sebuah aplikasi yang cepat berdasarkan class yang sudah kita bangun sebelumnya. Bahkan kalau seandainya ada perubahan interface atau business rules, dengan mudah kita ubah berdasarkan classnya. It’s really Rapid Application Development Tools

 

6. Visual FoxPro is COM Based Complaint

Merupakan standar komponen yang dapat digunakan oleh bahasa pemrograman lain yang juga COM Based Complaint, sehingga memungkinkan suatu proyek aplikasi yang besar dibuat lebih dari 1 bahasa pemrograman .

 

7. Visual FoxPro is web-enabled

Membuat aplikasi berbasis web bukanlah sesuatu yang sulit bagi VFP, dimana VFP menyediakan fasilitas FoxISAPI sebagai penghubung VFP dengan Web-Server. Atau jika ingin menggunakan fasilitas ASP atau ASP.NET, ActiveVFP tersedia untuk di download secara gratis dari http://www.activevfp.com dan juga mendukung XML (eXtensible Markup Language) sebagai format standard baru untuk mengirimkan data antar device dan platform (features ini didukung oleh VFP 7 keatas).

 

8. Visual FoxPro is backwards compatibility

hal ini memudahkan bagi rekan-rekan programmer yang masih menggunakan FoxPro for Dos/Windows untuk beralih ke VFP, karena syntax yang biasa sudah dikenal di FoxPro for DOS/Windows masih dikenal dengan baik oleh VFP sehingga memungkinkan aplikasi yang dibuat dengan FoxPro for DOS/Windows dapat berjalan dengan baik di VFP (dengan sedikit perbedaan di tampilan layar, mengingat VFP sudah menggunakan fasilitas Windows GUI 32 Bit

 

9. Visual FoxPro is flexible & easy to use

kalimat ini bukan sekedar jargon, tetapi memang benar-benar mudah menggunakan VFP, bahkan bagi seseorang yang tidak mengerti bahasa pemrograman sekalipun. Lebih dari selusin Wizard yang disediakan oleh VFP untuk mempermudah pemakai menggunakan fasilitas didalamnya, dari Wizard membuat tabel hingga Wizard membuat aplikasi berikut interface-nya.

 

10.Visual FoxPro is supported by Microsoft

Ini yang paling penting nih !! Produk sebagus apapun, kalo udah kagak didukung … habis sudah riwayatnya. Microsoft memiliki komitmen untuk terus mengembangkan Visual FoxPro sampai “titik darah penghabisan”, untuk lebih jelasnya rekan-rekan bisa melihat dukungan yang serius terhadap VFP di http://msdn.microsoft.com/vfoxpro.

 

Berikut ini beberapa alasan Pribadi saya ( Tambahan diatas ) :

 

1.   Pertama kali saya tahu bahasa pemrograman Visual Foxpro, basic saya adalah electrical

 

2.   Pertama kali belajar bahasa pemrograman juga Visual Foxpro

 

3.   Saya Merasa ini Software Sangat bagus dan tak ada habis - habisnya untuk di explore.

 

4.   Karena Alasan diatas saya belum berani untuk belajar bahasa yg lain, takutnya ntar jadi nanggung, setengah setengah gitu. jadi paling banter saya belajar sedikit sekali Visual Basic & dan macro karena tuntutan pekerjaan kalo lagi main ma Ms Excel.

 

5.    Dan yang paling penting, VFP telah memberi manfaat yang besar bagi saya baik Finansial maupun kelancaran karir saya.  

 

6. VFP ROCK !

 

akubanner   

 

 

Posted in Visual Foxpro | Tagged: , , , , , , , , , , , , | 4 Comments »

Merah Putih Berkibar Di Mana - Mana

Posted by akuisme on 25 Agustus 2009

 

LOGO64

  

Peringatan kemerdekaan RI yang ke 64 tanggal 17 Agustus 2009 kemarin banyak mendapat dukungan dari dalam dan luar negeri.

Contoh plogo-bunaken2009aling nyata dari dukungan luar negeri adalah partisipasi banyak Negara dalam “Sail To Bunaken”. Tercatat 33 negara hadir dalam acara tersebut, dimana 15 negara hadir dengan menyertakan kapal perangnya.

Negara tersebut antara lain Amerika Serikat, Australia, Inggris, Filipina, Brunei, India, Kamboja, Malaysia, Nigeria, Selandia Baru, Pakistan, Portugal, Cina, Thailand, Singapura, Timor Leste, Brazil, Rusia, Prancis, Korea Selatan, Jepang, Turki, Cili, Bangladesh, Kanada, Belanda, Arab Saudi, Iran, Italia, Peru, Suriah serta Papua Nugini, termasuk tuan rumah Indonesia. Sejumlah 122 Admiral ( Laksamana ) wakil delegasi dari 33 negara menghadiri upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-64, di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara (Sulut ).

TNI AL mencatat 37 kapal perang, 2 Tall ships, 1 kapal CW Australia, 2 flight pesawat TNI AU, 2 skuadron pesawat udara maritim TNI AL, 13 kapal pemerintah, 30 kapal pelayaran rakyat, dan 163 yacht serta 1 kapal induk milik AS. Parade kapal perang ini melebihi parade internasional yang sama, seperti kegiatan di Busan Korea Selatan tahun 2008 yang diikuti 11 kapal perang tamu, tanpa kapal induk. 

Bentuk dukungan lain dari luar negeri datang dari 2 Situs Search Engine terbesar didunia mbah Google dan Yahoo, mereka ikut mengibarkan Sang Merah Putih di halaman depan Website mereka.

 googlemp

   

 Merah Putih berkibar di Google

 

   yahoo

 

   Merah Putih berkibar di Yahoo 

 

Merah Putih hari itu berkibar di hampir seluruh penjuru negeri ini, dari tempat yang terendah sampai tempat yang paling tinggi, di dunia nyata serta di dunia maya.

 

  merahputih-dilaut    

  upacara-bunaken-170809

  Merah Putih berkibar di bawah laut  Malalayang.

 

  nadine3aseaword-ancol

   Merah Putih berkibar di Seaword, Ancol.

 

 elbrus-1

   elbrus1

   Bendera Merah Putih berkibar di puncak gunung Elbrus, Rusia

 

  gngbawakaraeng-makasar1

  Merah Putih berkibar di Gunung Bawakaraeng – Makasar

  

   perbatasan

  Merah Putih berkibar di perbatasan dengan Sarawak, Malaysia.

 

  asiaafrika

    Merah Putih berkibar di Asia - Afrika

 

 samarinda-pjpinang

 Merah Putih di pucuk pohon pinang - Samarinda

 

 lumpur_lapindo1 

  Merah Putih di atas lumpur Lapindo

 

  masya

   Merah Putih di tengah lautan manusia

 

   ptnirmala-agung-desa-nirmalasari-halimun-jawa-barat

    Merah Putih di Desa Nirmalasari, Halimun, Jawa Barat

 

  vredeburg-diy

  Berkibar di Benteng Vredeburg – Jogjakarta

 

 sudirman 

  Merah Putih dikibarkan di bawah patung Jend. Sudirman

 

Bila kita cermati gambar – gambar diatas; ada terlukiskan begitu besar kebanggaan, semangat, kebahagiaan, kebersamaan, kerja keras, haru – biru, pun ada juga keprihatinan.

 

Negeri ini adalah negeri yang kaya raya; Gunung, Laut, Hutan, Sawah & Ladang, Sungai, Danau, Matahari, Angin dan rahim Ibu Pertiwi yang mengandung begitu banyak serta beragam  sumber energi juga logam dan batu mulia, ditambah lagi khasanah seni dan budaya yang adi luhung. Dan tak kalah pentingnya negeri ini memiliki ratusan juta sumber daya manusia.

 

Lihatlah!, benteng musuh bisa kita rebut, penjajah bisa kita usir dan kemerdekaan bisa kita miliki.

Dan sekarang, Bangsa ini mampu menaklukkan lautan dan  menundukkan gunung demi kibar Sang Saka Merah Putih, demi Kebesaran, Keagungan dan Kehormatan Bangsa.

Hari ini Merah Putih telah berkibar di dalam dan di luar negeri, di dasar laut dan di puncak gunung.

Maka sudah selayaknya Bangsa ini benar – benar menjadi Bangsa yang besar, yang bermartabat, dihormati dan disegani serta menjadi pemimpin dunia.

Semestinya kita akhiri saja segera cerita tentang betapa miskinnya Bangsa ini.

Sudah seharusnya rakyat negeri ini hidup lebih makmur dan sejahtera dari rakyat negeri manapun.

Dan sudah saatnya“ Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia ” benar – benar dinikmati serta dirasakan setiap jiwa warga bangsa ini. Merdekaaa!!! …

 

 

Catatan : Foto/gambar diambil dari berbagai sumber.

 

Posted in Merah Putih Indonesiaku | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 8 Comments »

Langkah Kecil

Posted by akuisme on 11 Agustus 2009

merah putih, i love you full

 

 

 

 

 

Sebuah awal untuk turut berpartisipasi memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 64.

adnin bersaing dalam lomba mewarnai - Jogjakarta 08 Agustus 2009

adnin bersaing dalam lomba mewarnai - Jogjakarta 08 Agustus 2009

 

Konsentrasi, dengan semangat 45 berjuang memberi warna terbaik - Jogjakarta 08 Agustus 2009

Konsentrasi, dengan semangat 45 berjuang memberi warna terbaik - Jogjakarta 08 Agustus 2009

ini dia hasil karya adnin yg pertama. sebuah seni mewarnai bergaya naturalis sejati dari seorang batita (2,6 th). Jogjakarta 08 Agustus 2009

ini dia hasil karya adnin yg pertama. sebuah seni mewarnai bergaya naturalis sejati dari seorang batita (2,6 th). Jogjakarta 08 Agustus 2009

Posted in Merah Putih Indonesiaku | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment »